Perbedaan Ethereum Name Service dan Neon EVM: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.548 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp99,79M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp247,68 (kapitalisasi pasar Rp59,92M, volume 24 jam Rp2,27M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 50,7× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai Neon EVM dibatasi (239,5M / 1B NEON (24%)), sedangkan Ethereum Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 31 Hari dan Neon EVM selama 19 Hari.
| ENS | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,04T | Rp59,92M |
Volume (24h) | Rp99,79M | Rp2,27M |
Suplai yang Beredar | 42M ENS | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →