Perbedaan Ethereum Name Service dan Mantle: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,26T, volume 24 jam Rp282,4M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp7.731 (kapitalisasi pasar Rp25,44T, volume 24 jam Rp562,27M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 7,8× kapitalisasi pasar Ethereum Name Service, dan suplai Mantle dibatasi (3,3B / 6,2B MNT (54%)), sedangkan Ethereum Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan Mantle selama 25 Hari.
| ENS | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,26T | Rp25,44T |
Volume (24h) | Rp282,4M | Rp562,27M |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →