Perbedaan Ethereum Name Service dan Merlin Chain: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp77.264 (kapitalisasi pasar Rp3,15T, volume 24 jam Rp185,03M), sedangkan Merlin Chain diperdagangkan di Rp306,81 (kapitalisasi pasar Rp402,36M, volume 24 jam Rp43,54M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 7,8× kapitalisasi pasar Merlin Chain, dan suplai Merlin Chain dibatasi (1,3B / 2,1B MERL (63%)), sedangkan Ethereum Name Service terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan Merlin Chain selama 9 Hari.
| ENS | MERL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,15T | Rp402,36M |
Volume (24h) | Rp185,03M | Rp43,54M |
Suplai yang Beredar | 41M ENS | 1,3B / 2,1B MERL (63%) |
Typical Hold Time | 30 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Merlin Chain adalah solusi Layer 2 untuk Bitcoin yang mengintegrasikan jaringan ZK-Rollup, jaringan oracle terdesentralisasi, dan fraud proofs. Tujuannya adalah meningkatkan aset, protokol, dan aplikasi Layer 1 Bitcoin, mendorong inovasi, dan memaksimalkan potensi aset di Layer 2. Token asli, MERL, digunakan untuk staking guna mendukung keamanan Merlin Chain.
Selengkapnya di halaman MERL →