Perbedaan Ethereum Name Service dan Terra: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.548 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp116,57M), sedangkan Terra diperdagangkan di Rp758,08 (kapitalisasi pasar Rp539,02M, volume 24 jam Rp69,13M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai beredar Ethereum Name Service 42M ENS dibanding 710M LUNA milik Terra. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 31 Hari dan Terra selama 82 Hari.
| ENS | LUNA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,05T | Rp539,02M |
Volume (24h) | Rp116,57M | Rp69,13M |
Suplai yang Beredar | 42M ENS | 710M LUNA |
Typical Hold Time | 31 Hari | 82 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →