Perbedaan Ethereum Name Service dan Lagrange: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp79.121 (kapitalisasi pasar Rp3,26T, volume 24 jam Rp282,4M), sedangkan Lagrange diperdagangkan di Rp1.028 (kapitalisasi pasar Rp197,15M, volume 24 jam Rp99,47M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 16,5× kapitalisasi pasar Lagrange, dan suplai beredar Ethereum Name Service 40,9M ENS dibanding 193M LA milik Lagrange. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 30 Hari dan Lagrange selama 7 Hari.
| ENS | LA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,26T | Rp197,15M |
Volume (24h) | Rp282,4M | Rp99,47M |
Suplai yang Beredar | 40,9M ENS | 193M LA |
Typical Hold Time | 30 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Lagrange mengkhususkan diri dalam pembuatan zero-knowledge proof untuk AI yang aman dan pribadi. Produk unggulannya, DeepProve, adalah sistem zkML tercepat yang memungkinkan verifikasi AI melalui zero-knowledge proofs. Lagrange juga menawarkan Jaringan ZK Prover terdesentralisasi untuk pembuatan proof yang aman dan hemat biaya, didukung oleh validator besar seperti Coinbase Cloud dan Kraken. Selain itu, ZK Coprocessor berbasis SQL memungkinkan smart contract untuk memindahkan perhitungan kompleks dan memverifikasinya secara on-chain.
Selengkapnya di halaman LA →