Perbedaan Ethereum Name Service dan Gram: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.561 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp137,46M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.792 (kapitalisasi pasar Rp66,02T, volume 24 jam Rp632,66M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 21,7× kapitalisasi pasar Ethereum Name Service, dan suplai beredar Ethereum Name Service 42M ENS dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 31 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| ENS | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,04T | Rp66,02T |
Volume (24h) | Rp137,46M | Rp632,66M |
Suplai yang Beredar | 42M ENS | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 31 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
ENS saat ini diperdagangkan di zona support kritis dengan sinyal teknis bearish. Harga terkini Rp72.797 berada di bawah pivot point Rp74.466, menunjukkan tekanan jual yang kuat dengan moving averages memberikan 12 sinyal jual. Secara fundamental, proyek naming service Ethereum ini memiliki hold time rata-rata 31 hari, mengindikasikan holding pattern jangka menengah. Volume perdagangan 24 jam mencapai Rp42 miliar berdasarkan data CoinGecko 2026-08-13.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di support S3 Rp72.355, namun momentum jual dari moving averages dan ADX mengindikasikan potensi penurunan lebih lanjut. Risiko utama meliputi volatilitas tinggi crypto dan tekanan jual institusional yang berlanjut.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →