Perbedaan Ethereum Name Service dan Gas: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.548 (kapitalisasi pasar Rp3,05T, volume 24 jam Rp116,57M), sedangkan Gas diperdagangkan di Rp16.642 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp19,27M). Perbedaan utamanya: Ethereum Name Service jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Gas, dan suplai beredar Ethereum Name Service 42M ENS dibanding 65M GAS milik Gas. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 31 Hari dan Gas selama 48 Hari.
| ENS | GAS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,05T | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp116,57M | Rp19,27M |
Suplai yang Beredar | 42M ENS | 65M GAS |
Typical Hold Time | 31 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →GAS adalah token NEP-17 di Neo yang digunakan untuk menyelesaikan biaya transaksi jaringan Neo. Neo sendiri adalah blockchain Layer-1 yang memanfaatkan Neo Virtual Machine (NVM) untuk mengeksekusi kontrak pintar dan melayani pengalaman developer dengan mendukung berbagai bahasa pemrograman. Neo menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (dBFT) yang didelegasikan untuk mencapai konsensus jaringan.
Selengkapnya di halaman GAS →