Perbedaan Ethereum Name Service dan Flare: Ethereum Name Service diperdagangkan di Rp72.548 (kapitalisasi pasar Rp3,04T, volume 24 jam Rp99,79M), sedangkan Flare diperdagangkan di Rp107,41 (kapitalisasi pasar Rp9,32T, volume 24 jam Rp31,61M). Perbedaan utamanya: Flare jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Ethereum Name Service, dan suplai beredar Ethereum Name Service 42M ENS dibanding 86,9B FLR milik Flare. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethereum Name Service selama 31 Hari dan Flare selama 32 Hari.
| ENS | FLR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp3,04T | Rp9,32T |
Volume (24h) | Rp99,79M | Rp31,61M |
Suplai yang Beredar | 42M ENS | 86,9B FLR |
Typical Hold Time | 31 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethereum Name Service adalah sistem penamaan terdistribusi, terbuka, dan dapat diperluas yang berbasis di blockchain Ethereum. ENS adalah token tata kelola yang digunakan untuk mengatur protokol dan memengaruhi keputusan dalam menentukan harga address .eth dan price oracle. Pemilik token juga bisa mendelegasikan token mereka ke DAO untuk pemungutan suara.
Selengkapnya di halaman ENS →Flare adalah blockchain Layer 1 berbasis EVM yang dirancang untuk meningkatkan kegunaan teknologi blockchain dengan menyediakan akses terdesentralisasi bagi pengembang ke data berkualitas tinggi dari berbagai blockchain dan internet. Kemampuan ini mendorong terciptanya kasus penggunaan baru dan model monetisasi, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi (dApps) beroperasi di beberapa chain dengan satu kali penerapan.
Selengkapnya di halaman FLR →