Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Energi Mega Persada Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Energi Mega Persada Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Energi Mega Persada Tbk. diperdagangkan di Rp1.405 (kapitalisasi pasar 36,92 T, volume 24 jam 33,13 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp585 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 49,8 rb). Perbedaan utamanya: Energi Mega Persada Tbk. jauh lebih besar — sekitar 53,4× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Energi Mega Persada Tbk. lebih aktif diperdagangkan (33,13 jt vs 49,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ENRGIKBI
Kapitalisasi Pasar
36,92 T691,56 M
Volume
33,13 jt49,8 rb
Lot
331,27 rb498
Perputaran
45,9 M28,62 jt
Harga Rata-rata
1.385,49574,73
Nilai Transaksi
45,9 M28,62 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.385565
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,88 rb300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ENRG
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Energi Mega Persada Tbk.

PT Energi Mega Persada (Company) was established base on notarial deed No. 16 of H. Rakhmat Syamsul Rizal SH, dated Oct 16, 2001. The deed of establishment was approved by the Ministry of Justice in its decision letter No. C2-14507.HT.01.01.Th.2001 dated Nov 29, 2001. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 40 of Lena Magdalena S.H., dated Mar 30, 2004, concerning among others, the change in the Company’s name, increasing in capital paid up and public offering of stock.

Selengkapnya di halaman ENRG

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI