Perbedaan Enjin Coin dan Subsquid: Enjin Coin diperdagangkan di Rp427,76 (kapitalisasi pasar Rp850,91M, volume 24 jam Rp66,38M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp810,87 (kapitalisasi pasar Rp907,19M, volume 24 jam Rp75,9M). Perbedaan utamanya: Enjin Coin dan Subsquid berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Subsquid dibatasi (1,1B / 1,3B SQD (84%)), sedangkan Enjin Coin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enjin Coin selama 102 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| ENJ | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp850,91M | Rp907,19M |
Volume (24h) | Rp66,38M | Rp75,9M |
Suplai yang Beredar | 2B ENJ | 1,1B / 1,3B SQD (84%) |
Typical Hold Time | 102 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ENJ adalah aset digital penyimpan nilai yang bertujuan untuk memudahkan individu, bisnis, dan merek untuk menggunakan non-fungible token (NFT). ENJ juga merupakan token game pertama yang diakui penggunaannya di Jepang.
Selengkapnya di halaman ENJ →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →