Perbedaan Enjin Coin dan Maverick Protocol: Enjin Coin diperdagangkan di Rp427,76 (kapitalisasi pasar Rp850,91M, volume 24 jam Rp66,38M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp158,77 (kapitalisasi pasar Rp185,41M, volume 24 jam Rp57,17M). Perbedaan utamanya: Enjin Coin jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai Maverick Protocol dibatasi (1,2B / 2B MAV (59%)), sedangkan Enjin Coin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Enjin Coin selama 102 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| ENJ | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp850,91M | Rp185,41M |
Volume (24h) | Rp66,38M | Rp57,17M |
Suplai yang Beredar | 2B ENJ | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 102 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
ENJ adalah aset digital penyimpan nilai yang bertujuan untuk memudahkan individu, bisnis, dan merek untuk menggunakan non-fungible token (NFT). ENJ juga merupakan token game pertama yang diakui penggunaannya di Jepang.
Selengkapnya di halaman ENJ →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →