Perbedaan Ethena dan Plasma: Ethena diperdagangkan di Rp1.525 (kapitalisasi pasar Rp14,55T, volume 24 jam Rp1,98T), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.666 (kapitalisasi pasar Rp4,29T, volume 24 jam Rp1,12T). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 3,4× kapitalisasi pasar Plasma, dan suplai Ethena dibatasi (9,6B / 15B ENA (64%)), sedangkan Plasma terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 43 Hari dan Plasma selama 25 Hari.
| ENA | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,55T | Rp4,29T |
Volume (24h) | Rp1,98T | Rp1,12T |
Suplai yang Beredar | 9,6B / 15B ENA (64%) | 2,6B XPL |
Typical Hold Time | 43 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →