Perbedaan Ethena dan Tellor: Ethena diperdagangkan di Rp1.526 (kapitalisasi pasar Rp14,55T, volume 24 jam Rp1,98T), sedangkan Tellor diperdagangkan di Rp269.825 (kapitalisasi pasar Rp750,08M, volume 24 jam Rp120,27M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 19,4× kapitalisasi pasar Tellor, dan suplai Ethena dibatasi (9,6B / 15B ENA (64%)), sedangkan Tellor terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 43 Hari dan Tellor selama 34 Hari.
| ENA | TRB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,55T | Rp750,08M |
Volume (24h) | Rp1,98T | Rp120,27M |
Suplai yang Beredar | 9,6B / 15B ENA (64%) | 2,8M TRB |
Typical Hold Time | 43 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Tellor adalah protokol oracle terdesentralisasi yang memperbarui data off-chain, membuatnya tersedia untuk kontrak smart contract on-chain. Oracle Tellor menyediakan data yang dapat diminta, divalidasi, dan ditempatkan on-chain tanpa izin, dengan para pelapor data yang bersaing untuk insentif TRB. Para pelapor data membawa informasi berharga on-chain untuk berbagai aplikasi DeFi.
Selengkapnya di halaman TRB →