Perbedaan Ethena dan Starknet: Ethena diperdagangkan di Rp1.520 (kapitalisasi pasar Rp14,44T, volume 24 jam Rp1,98T), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp524,5 (kapitalisasi pasar Rp3,45T, volume 24 jam Rp434,25M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Starknet, dan suplai Ethena dibatasi (9,6B / 15B ENA (64%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 42 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| ENA | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,44T | Rp3,45T |
Volume (24h) | Rp1,98T | Rp434,25M |
Suplai yang Beredar | 9,6B / 15B ENA (64%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 42 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →