Perbedaan Ethena dan Peanut the Squirrel: Ethena diperdagangkan di Rp1.525 (kapitalisasi pasar Rp14,55T, volume 24 jam Rp1,98T), sedangkan Peanut the Squirrel diperdagangkan di Rp781,98 (kapitalisasi pasar Rp780,14M, volume 24 jam Rp108,55M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 18,7× kapitalisasi pasar Peanut the Squirrel, dan suplai Ethena dibatasi (9,6B / 15B ENA (64%)), sedangkan Peanut the Squirrel terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 43 Hari dan Peanut the Squirrel selama 41 Hari.
| ENA | PNUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,55T | Rp780,14M |
Volume (24h) | Rp1,98T | Rp108,55M |
Suplai yang Beredar | 9,6B / 15B ENA (64%) | 999,8M PNUT |
Typical Hold Time | 43 Hari | 41 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Peanut the Squirrel (PNUT) adalah koin meme yang diluncurkan di blockchain Solana, terinspirasi dari sebuah peristiwa menyentuh yang ramai dibicarakan di media sosial. Koin ini menceritakan kisah Pnuts, tupai peliharaan yang disayangi, dan rekannya, Fred, yang membawa kebahagiaan dan kehangatan bagi para pengasuh dan pengikutnya. PNUT bertujuan untuk menyalurkan cinta dan dukungan luar biasa terhadap kisah ini menjadi gerakan yang melindungi makhluk kecil. Koin ini mewakili misi kepedulian, kenangan, dan perubahan bermakna dalam dunia kripto, menggabungkan semangat komunitas dengan tujuan yang berdampak.
Selengkapnya di halaman PNUT →