Perbedaan Ethena dan Osmosis: Ethena diperdagangkan di Rp1.525 (kapitalisasi pasar Rp14,55T, volume 24 jam Rp1,98T), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp614,03 (kapitalisasi pasar Rp479,53M, volume 24 jam Rp44,61M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 30,3× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai beredar Ethena 9,6B / 15B ENA (64%) dibanding 781M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 43 Hari dan Osmosis selama 21 Hari.
| ENA | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,55T | Rp479,53M |
Volume (24h) | Rp1,98T | Rp44,61M |
Suplai yang Beredar | 9,6B / 15B ENA (64%) | 781M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 43 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →