Perbedaan Ethena dan Mask Network: Ethena diperdagangkan di Rp1.530 (kapitalisasi pasar Rp14,98T, volume 24 jam Rp1,41T), sedangkan Mask Network diperdagangkan di Rp6.286 (kapitalisasi pasar Rp626,83M, volume 24 jam Rp151M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 23,9× kapitalisasi pasar Mask Network, dan suplai beredar Ethena 9,8B / 15B ENA (66%) dibanding 100M / 100M MASK (100%) milik Mask Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 44 Hari dan Mask Network selama 24 Hari.
| ENA | MASK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,98T | Rp626,83M |
Volume (24h) | Rp1,41T | Rp151M |
Suplai yang Beredar | 9,8B / 15B ENA (66%) | 100M / 100M MASK (100%) |
Typical Hold Time | 44 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →