Perbedaan Ethena dan Jito: Ethena diperdagangkan di Rp1.532 (kapitalisasi pasar Rp15,07T, volume 24 jam Rp1,33T), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp10.083 (kapitalisasi pasar Rp5,14T, volume 24 jam Rp360,01M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 2,9× kapitalisasi pasar Jito, dan suplai Ethena dibatasi (9,8B / 15B ENA (66%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 44 Hari dan Jito selama 29 Hari.
| ENA | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp15,07T | Rp5,14T |
Volume (24h) | Rp1,33T | Rp360,01M |
Suplai yang Beredar | 9,8B / 15B ENA (66%) | 509,8M JTO |
Typical Hold Time | 44 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →