Perbedaan Ethena dan Hashflow: Ethena diperdagangkan di Rp1.524 (kapitalisasi pasar Rp14,55T, volume 24 jam Rp1,98T), sedangkan Hashflow diperdagangkan di Rp162,55 (kapitalisasi pasar Rp137,07M, volume 24 jam Rp37,63M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 106,2× kapitalisasi pasar Hashflow, dan suplai Ethena dibatasi (9,6B / 15B ENA (64%)), sedangkan Hashflow terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 43 Hari dan Hashflow selama 35 Hari.
| ENA | HFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,55T | Rp137,07M |
Volume (24h) | Rp1,98T | Rp37,63M |
Suplai yang Beredar | 9,6B / 15B ENA (64%) | 849M HFT |
Typical Hold Time | 43 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Hashflow adalah decentralized exchange (DEX) multichain yang memungkinkan pengguna untuk trading aset digital di blockchain terkemuka termasuk Ethereum, Arbitrum, Avalanche, BNB Chain, Optimism, dan Polygon hanya dalam hitungan detik. Hashflow memanfaatkan model request for quote (RFQ) untuk memberikan jaminan penawaran harga langsung dari professional market maker (PMM) kepada para trader. Sejak diluncurkan pada April 2021, Hashflow telah memfasilitasi total volume trading lebih dari $18 miliar, menjadikannya 10 DEX teratas.
Selengkapnya di halaman HFT →