Perbedaan Ethena dan Gitcoin: Ethena diperdagangkan di Rp1.532 (kapitalisasi pasar Rp15,09T, volume 24 jam Rp1,35T), sedangkan Gitcoin diperdagangkan di Rp1.451 (kapitalisasi pasar Rp125,66M, volume 24 jam Rp42,75M). Perbedaan utamanya: Ethena jauh lebih besar — sekitar 120,1× kapitalisasi pasar Gitcoin, dan suplai Ethena dibatasi (9,8B / 15B ENA (66%)), sedangkan Gitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Ethena selama 44 Hari dan Gitcoin selama 24 Hari.
| ENA | GTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp15,09T | Rp125,66M |
Volume (24h) | Rp1,35T | Rp42,75M |
Suplai yang Beredar | 9,8B / 15B ENA (66%) | 87,5M GTC |
Typical Hold Time | 44 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Ethena adalah protokol dolar sintetis yang dibangun di Ethereum yang akan memberikan solusi native kripto untuk uang yang tidak bergantung pada infrastruktur sistem perbankan tradisional, bersamaan dengan instrumen tabungan dalam dolar yang dapat diakses secara global — 'Internet Bond'.
Selengkapnya di halaman ENA →Gitcoin mengembangkan berbagai alat yang membantu komunitas mendanai, membangun, dan melindungi berbagai proyek penting. Program Hibah Gitcoin telah mendistribusikan lebih dari $54 juta kepada para pembangun tahap awal yang mendukung barang publik dalam DeFi, iklim, sumber terbuka, dan banyak lagi. Produk-produk utamanya meliputi Gitcoin Grants Stack (platform manajemen hibah), Allo Protocol (sistem pendanaan sumber terbuka), dan Gitcoin Passport (alat identitas terdesentralisasi). GTC, token tata kelola Gitcoin yang diluncurkan pada Mei 2021, digunakan untuk membuat dan mendanai DAO yang mengawasi Gitcoin.
Selengkapnya di halaman GTC →