Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Elang Mahkota Teknologi Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Elang Mahkota Teknologi Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Elang Mahkota Teknologi Tbk. diperdagangkan di Rp500 (kapitalisasi pasar 30,71 T, volume 24 jam 52,1 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp99 (kapitalisasi pasar 1,55 T, volume 24 jam 181,17 jt). Perbedaan utamanya: Elang Mahkota Teknologi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 19,8× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (181,17 jt vs 52,1 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EMTKSQMI
Kapitalisasi Pasar
30,71 T1,55 T
Volume
52,1 jt181,17 jt
Lot
520,97 rb1,81 jt
Perputaran
25,95 M17,89 M
Harga Rata-rata
498,198,73
Nilai Transaksi
25,95 M17,89 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
50099
Volume Ekuilibrium Indikatif
39,77 rb37,95 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EMTK
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Elang Mahkota Teknologi Tbk.

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No.7 dated August 3, 1983 of Soetomo Ramelan, S.H.. The Company is engaged in services, specifically in providing technology, media, and telecommunication services, trading, construction, and industry. Company started its commercial operation in 1984.

Selengkapnya di halaman EMTK

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI