Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Elang Mahkota Teknologi Tbk. (EMTK) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Elang Mahkota Teknologi Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Elang Mahkota Teknologi Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Elang Mahkota Teknologi Tbk. diperdagangkan di Rp500 (kapitalisasi pasar 31,33 T, volume 24 jam 35,64 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp304 (kapitalisasi pasar 3,68 T, volume 24 jam 148,8 rb). Perbedaan utamanya: Elang Mahkota Teknologi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,5× kapitalisasi pasar Gunung Raja Paksi Tbk., dan Elang Mahkota Teknologi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (35,64 jt vs 148,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EMTKGGRP
Kapitalisasi Pasar
31,33 T3,68 T
Volume
35,64 jt148,8 rb
Lot
356,4 rb1,49 rb
Perputaran
17,89 M44,88 jt
Harga Rata-rata
502,08301,58
Nilai Transaksi
17,89 M44,88 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
500304
Volume Ekuilibrium Indikatif
20,65 rb1

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EMTK
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Elang Mahkota Teknologi Tbk.

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No.7 dated August 3, 1983 of Soetomo Ramelan, S.H.. The Company is engaged in services, specifically in providing technology, media, and telecommunication services, trading, construction, and industry. Company started its commercial operation in 1984.

Selengkapnya di halaman EMTK

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP