Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS) vs Bahtera Bumi Raya Tbk. (PGJO)

Merdeka Gold Resources Tbk.Trading
Bahtera Bumi Raya Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Merdeka Gold Resources Tbk. dan Bahtera Bumi Raya Tbk.: Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp5.725 (kapitalisasi pasar 84,34 T, volume 24 jam 14,53 jt), sedangkan Bahtera Bumi Raya Tbk. diperdagangkan di Rp685 (kapitalisasi pasar 541,18 M, volume 24 jam 25,2 rb). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 155,8× kapitalisasi pasar Bahtera Bumi Raya Tbk., dan Merdeka Gold Resources Tbk. lebih aktif diperdagangkan (14,53 jt vs 25,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EMASPGJO
Kapitalisasi Pasar
84,34 T541,18 M
Volume
14,53 jt25,2 rb
Lot
145,32 rb252
Perputaran
84,06 M17,3 jt
Harga Rata-rata
5.784,58686,67
Nilai Transaksi
84,06 M17,3 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
5.725685
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,32 rb68

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EMAS
Lihat detail
PGJO
Lihat detail

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS

Tentang Bahtera Bumi Raya Tbk.

PT Tourindo Guide Indonesia Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 22 dated February 20, 2017 of Argo Wahyu Jati, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang Selatan. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman PGJO