Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bakrieland Development Tbk. (ELTY) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Bakrieland Development Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bakrieland Development Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Bakrieland Development Tbk. diperdagangkan di Rp39 (kapitalisasi pasar 1,74 T, volume 24 jam 30,44 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp4.510 (kapitalisasi pasar 14,41 T, volume 24 jam 201,9 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,3× kapitalisasi pasar Bakrieland Development Tbk., dan Bakrieland Development Tbk. lebih aktif diperdagangkan (30,44 jt vs 201,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ELTYRLCO
Kapitalisasi Pasar
1,74 T14,41 T
Volume
30,44 jt201,9 rb
Lot
304,42 rb2,02 rb
Perputaran
1,19 M920,06 jt
Harga Rata-rata
394.557,01
Nilai Transaksi
1,19 M920,06 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
394.600
Volume Ekuilibrium Indikatif
107,08 rb100

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ELTY
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Bakrieland Development Tbk.

PT Bakrieland Development Tbk. (“The Company”) was established with Notarial Deed No. 209 of John Leonard Waworuntu, S.H., dated June 12, 1990. The Company's articles of association have been amended several times, among others, the changes of the Company's name from PT Elang Realty (formerly PT. Purilestari Indah Pratama) Tbk. to PT Bakrieland Development Tbk. which have been notarized by Notarial Deed No. 29 of Harun Kamil, S.H., dated April 3, 1997.

Selengkapnya di halaman ELTY

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO