Perbedaan HeyElsa dan Gram: HeyElsa diperdagangkan di Rp924,79 (kapitalisasi pasar Rp236,25M, volume 24 jam Rp31,15M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp23.950 (kapitalisasi pasar Rp65,84T, volume 24 jam Rp657,54M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 278,7× kapitalisasi pasar HeyElsa, dan suplai HeyElsa dibatasi (255,6M / 1B ELSA (26%)), sedangkan Gram terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan HeyElsa selama 6 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| ELSA | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp236,25M | Rp65,84T |
Volume (24h) | Rp31,15M | Rp657,54M |
Suplai yang Beredar | 255,6M / 1B ELSA (26%) | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 6 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token ELSA saat ini diperdagangkan pada Rp915,46 dengan sinyal teknis netral dan momentum bearish dari moving average. Harga berada di atas support kunci Rp893 dan di bawah resistance Rp985. Market cap mencapai Rp232,77 juta dengan sirkulasi token 26%. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan.
Outlook netral dengan peluang rebound dari support Rp893, namun risiko volatilitas tinggi karena volume rendah. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sensitivitas harga terhadap aktivitas perdagangan skala kecil.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
HeyElsa adalah asisten crypto berbasis AI yang mengubah perintah bahasa alami menjadi aksi on-chain yang teroptimasi. Platform ini mendukung eksekusi berbasis intent untuk swap dan staking, mengelola routing serta pengecekan risiko, dan terintegrasi dengan berbagai chain seperti Ethereum, Solana, dan Base. HeyElsa juga menyediakan wallet MPC dan fitur onboarding untuk mempermudah pengguna baru di DeFi.
Selengkapnya di halaman ELSA →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →