Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. (ELPI) vs Indomobil Sukses Internasional Tbk. (IMAS)

Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk.Trading
Indomobil Sukses Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. dan Indomobil Sukses Internasional Tbk.: Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. diperdagangkan di Rp700 (kapitalisasi pasar 6,67 T, volume 24 jam 1,33 jt), sedangkan Indomobil Sukses Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp840 (kapitalisasi pasar 3,4 T, volume 24 jam 57,5 rb). Perbedaan utamanya: Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,33 jt vs 57,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ELPIIMAS
Kapitalisasi Pasar
6,67 T3,4 T
Volume
1,33 jt57,5 rb
Lot
13,26 rb575
Perputaran
921,38 jt48,76 jt
Harga Rata-rata
694,91847,96
Nilai Transaksi
921,38 jt48,76 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
700850
Volume Ekuilibrium Indikatif
93300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ELPI
Lihat detail
IMAS
Lihat detail

Tentang Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk.

PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 11 of Grace Margareth Goenawan, S.H., dated April 20, 1992 in Ambon. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari is the parent Entity, whereas PT Kreasi Cipta Timur is the ultimate parent of the Entity. The Entity’s Ultimate Beneficiary Ownership (UBO) is Eka Taniputra.

Selengkapnya di halaman ELPI

Tentang Indomobil Sukses Internasional Tbk.

PT Indomobil Sukses International Tbk (the Company) was initially established as a result of the merger between PT Indomulti Inti Industri Tbk (IMII) and PT Indomobil Investment corporation (IIC). The Company’s articles of association has been amended from time to time, most recently on June 30, 1999 in connection with the Company’s plans to offer shares with pre-emptive right. The Ministry of Justice has approved the amendment on July 5, 1999.

Selengkapnya di halaman IMAS