Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Data Sinergitama Jaya Tbk. (ELIT) vs Timah Tbk. (TINS)

Data Sinergitama Jaya Tbk.Trading
Timah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Data Sinergitama Jaya Tbk. dan Timah Tbk.: Data Sinergitama Jaya Tbk. diperdagangkan di Rp170 (kapitalisasi pasar 345,38 M, volume 24 jam 1,41 jt), sedangkan Timah Tbk. diperdagangkan di Rp3.500 (kapitalisasi pasar 25,92 T, volume 24 jam 33,64 jt). Perbedaan utamanya: Timah Tbk. jauh lebih besar — sekitar 75× kapitalisasi pasar Data Sinergitama Jaya Tbk., dan Timah Tbk. lebih aktif diperdagangkan (33,64 jt vs 1,41 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ELITTINS
Kapitalisasi Pasar
345,38 M25,92 T
Volume
1,41 jt33,64 jt
Lot
14,12 rb336,36 rb
Perputaran
239,8 jt118,14 M
Harga Rata-rata
169,823.512,42
Nilai Transaksi
239,8 jt118,14 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1703.500
Volume Ekuilibrium Indikatif
80112,86 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ELIT
Lihat detail
TINS
Lihat detail

Tentang Data Sinergitama Jaya Tbk.

PT Data Sinergitama Jaya Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 38dated June 20, 2011 of Dana Sasmita, S.H., notary in Jakarta. The Company’s immediate and ultimate holding company is PT Gratus Deo Indonesia, a company incorporated in Indonesia.

Selengkapnya di halaman ELIT

Tentang Timah Tbk.

PT Timah Tbk (Company) was officially establish by Imas Fatimah, SH by Notarial Deed No.1 dated 2 August 1976. The Company represents a merger of three Dutch Mining companies with operations in Indonesia. The Company’s registration statement in offer 50.330.000 new B class shares at par value of Rp. 500 per share in Indonesia was effective on 27 September 1995. In relation to the offering the new shares, the Government of the Republic of Indonesia also offered 125,825,000 B class shares which were represented by 12,582,500 GDR (each GDR representing 10 B class shares) to the public outside Indonesia. Gross profit for 1999 stand at Rp 751 billion, a figure 45% lower than that achieved in 1998, when gross profits reached Rp 1,362 billion.

Selengkapnya di halaman TINS