Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Data Sinergitama Jaya Tbk. (ELIT) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Data Sinergitama Jaya Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Data Sinergitama Jaya Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Data Sinergitama Jaya Tbk. diperdagangkan di Rp170 (kapitalisasi pasar 345,38 M, volume 24 jam 1,41 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp57 (kapitalisasi pasar 947,79 M, volume 24 jam 13,56 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Data Sinergitama Jaya Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (13,56 jt vs 1,41 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ELITSQMI
Kapitalisasi Pasar
345,38 M947,79 M
Volume
1,41 jt13,56 jt
Lot
14,12 rb135,59 rb
Perputaran
239,8 jt797,5 jt
Harga Rata-rata
169,8258,82
Nilai Transaksi
239,8 jt797,5 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
17057
Volume Ekuilibrium Indikatif
8019,67 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ELIT
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Data Sinergitama Jaya Tbk.

PT Data Sinergitama Jaya Tbk (the “Company”) was established based on Notarial Deed No. 38dated June 20, 2011 of Dana Sasmita, S.H., notary in Jakarta. The Company’s immediate and ultimate holding company is PT Gratus Deo Indonesia, a company incorporated in Indonesia.

Selengkapnya di halaman ELIT

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI