Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ekadharma International Tbk. (EKAD) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Ekadharma International Tbk.Trading
Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ekadharma International Tbk. dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Ekadharma International Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 1,05 T, volume 24 jam 93,88 jt), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 277,25 M, volume 24 jam 6,24 jt). Perbedaan utamanya: Ekadharma International Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Kian Santang Muliatama Tbk., dan Ekadharma International Tbk. lebih aktif diperdagangkan (93,88 jt vs 6,24 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EKADRGAS
Kapitalisasi Pasar
1,05 T277,25 M
Volume
93,88 jt6,24 jt
Lot
938,82 rb62,4 rb
Perputaran
31,56 M1,18 M
Harga Rata-rata
336,14189,55
Nilai Transaksi
31,56 M1,18 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
314189
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,18 rb15,85 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EKAD
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Ekadharma International Tbk.

PT Ekadharma International Tbk (the Company) was established under the name of PT Ekadharma Widya Graphika based on Notarial Deed No. 71 dated November 20, 1981. PT Ekadharma Tape Industries Tbk manufactures computer continuous form paper and other related products. It also holds a manufacturing and distribution license from Nashua Corporation, USA.In August 2, 2006, The company's name was changed to PT Ekadharma International Tbk.

Selengkapnya di halaman EKAD

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS