Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Ekadharma International Tbk. (EKAD) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Ekadharma International Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Ekadharma International Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Ekadharma International Tbk. diperdagangkan di Rp300 (kapitalisasi pasar 838,53 M, volume 24 jam 43,26 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp550 (kapitalisasi pasar 709,92 M, volume 24 jam 1,86 jt). Perbedaan utamanya: Ekadharma International Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Ekadharma International Tbk. lebih aktif diperdagangkan (43,26 jt vs 1,86 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

EKADIKBI
Kapitalisasi Pasar
838,53 M709,92 M
Volume
43,26 jt1,86 jt
Lot
432,59 rb18,57 rb
Perputaran
12,97 M1,06 M
Harga Rata-rata
299,83572,16
Nilai Transaksi
12,97 M1,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
300550
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,19 rb155

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

EKAD
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Ekadharma International Tbk.

PT Ekadharma International Tbk (the Company) was established under the name of PT Ekadharma Widya Graphika based on Notarial Deed No. 71 dated November 20, 1981. PT Ekadharma Tape Industries Tbk manufactures computer continuous form paper and other related products. It also holds a manufacturing and distribution license from Nashua Corporation, USA.In August 2, 2006, The company's name was changed to PT Ekadharma International Tbk.

Selengkapnya di halaman EKAD

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI