Perbedaan EigenCloud dan Gram: EigenCloud diperdagangkan di Rp3.027 (kapitalisasi pasar Rp2,64T, volume 24 jam Rp176,57M), sedangkan Gram diperdagangkan di Rp24.009 (kapitalisasi pasar Rp66,32T, volume 24 jam Rp753,51M). Perbedaan utamanya: Gram jauh lebih besar — sekitar 25,1× kapitalisasi pasar EigenCloud, dan suplai beredar EigenCloud 871,7M EIGEN dibanding 2,8B GRAM milik Gram. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan EigenCloud selama 26 Hari dan Gram selama 6 Hari.
| EIGEN | GRAM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,64T | Rp66,32T |
Volume (24h) | Rp176,57M | Rp753,51M |
Suplai yang Beredar | 871,7M EIGEN | 2,8B GRAM |
Typical Hold Time | 26 Hari | 6 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
EIGEN menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp2.975, berada di bawah pivot point Rp3.160. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (29.61) namun moving averages memberikan sinyal jual dominan. Market cap mencapai Rp2,63 triliun dengan waktu hold rata-rata 26 hari. Tidak ada update protokol signifikan yang tercatat dalam analisis terkini.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul dari level support kuat di Rp2.870, namun tekanan jual masih dominan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan ketiadaan perkembangan fundamental yang mendorong adopsi jaringan.
GRAM saat ini diperdagangkan di Rp24.110 dengan sinyal teknis bearish yang kuat (11 sinyal jual vs 1 beli), meskipun RSI menunjukkan kondisi oversold. Token ini mengalami tekanan jual signifikan dengan market cap Rp66,67 triliun. Kabar positif datang dari pengumuman integrasi wallet non-custodial Telegram untuk 1 miliar pengguna yang mendorong kenaikan 7% pada 22 Juli 2026.
Outlook tetap hati-hati dengan momentum bearish dominan. Peluang utama terletak pada adopsi massal melalui Telegram, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual teknis perlu diwaspadai. Support kunci di Rp22.820 menjadi level penting untuk dipantau.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Token EIGEN adalah token kerja universal yang dirancang untuk EigenLayer, memberikan keamanan bagi berbagai tugas digital yang tidak hanya dapat diverifikasi secara objektif, tetapi juga dapat diatributkan secara intersubjektif. Berbeda dengan token kerja tradisional yang terkait dengan tugas digital spesifik atau kesalahan objektif yang dapat diverifikasi on-chain, EIGEN menangani kategori kesalahan yang lebih luas, di mana beberapa pengamat eksternal sepakat apakah tugas tersebut dilakukan dengan benar. Ini memperluas jangkauan tugas yang dapat dikelola dengan aman di blockchain. Token EIGEN digunakan untuk mengidentifikasi kesalahan intersubjektif di platform EigenLayer, menjalankan tugas validasi di berbagai Actively Validated Services (AVS), serta memberikan insentif dan sanksi kepada operator berdasarkan kinerja mereka.
Selengkapnya di halaman EIGEN →GRAM (sebelumnya dikenal sebagai Toncoin) adalah token native dari The Open Network, blockchain Layer 1 yang digunakan untuk biaya transaksi, staking, tata kelola, dan mendukung aplikasi berbasis TON. Jaringan ini awalnya dikembangkan sebagai Telegram Open Network sebelum diluncurkan kembali sebagai The Open Network di bawah TON Foundation.
Selengkapnya di halaman GRAM →