Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO) vs Nomura Holdings Inc (NMR)

iShares MSCI Indonesia ETFTrading
Nomura Holdings IncTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan iShares MSCI Indonesia ETF dan Nomura Holdings Inc: iShares MSCI Indonesia ETF diperdagangkan di $11,98 (kapitalisasi pasar $409,22M), sedangkan Nomura Holdings Inc diperdagangkan di $9,61 (kapitalisasi pasar $27,55B). Perbedaan utamanya: iShares MSCI Indonesia ETF jauh lebih besar — sekitar 14853720508,2× kapitalisasi pasar Nomura Holdings Inc, dan Nomura Holdings Inc membagikan dividen 3,4%, sedangkan iShares MSCI Indonesia ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan iShares MSCI Indonesia ETF selama 76 Hari dan Nomura Holdings Inc selama 55 Hari.

EIDONMR
Kapitalisasi Pasar
$409,22M$27,55B
Volume
879.527782.470
Tertinggi 52 Minggu
$19,22$10,86
Terendah 52 Minggu
$10,80$6,73
Rata-rata Waktu Simpan
76 Hari55 Hari
Sektor
—Financials
Nilai Perusahaan
—$38,54T
Imbal Hasil Dividen
—3,4%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

iShares MSCI Indonesia ETF

EIDO (iShares MSCI Indonesia ETF) diperdagangkan di $11.87 dengan perubahan harian kecil +0.08%. Sinyal teknis secara keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual yang kuat. ETF ini menghadapi tantangan fundamental dengan penurunan volume perdagangan 21% dari rata-rata harian. Berita terbaru menunjukkan sentimen negatif dengan pertanyaan apakah ini waktu yang tepat untuk menjual, sementara analis Seeking Alpha mencatat valuasi rendah namun aksi harga yang lemah.

Outlook EIDO tetap menantang dengan tekanan teknis bearish dan rotasi modal dari pasar Asia. Peluang investasi terletak pada valuasi rendah (P/E 8.7x menurut Seeking Alpha), namun risiko utama meliputi ketergantungan tinggi pada sektor keuangan (44%) dan pertumbuhan EPS jangka panjang yang terbatas sebesar 5.9%.

Nomura Holdings Inc

Nomura Holdings (NMR) diperdagangkan di $9.57 dengan kenaikan harian 0.42%. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish dengan RSI menunjukkan kondisi oversold. Fundamentalnya kuat dengan P/E 11.33 dan margin laba bersih 20.4%, didukung pertumbuhan revenue dari $1.38T (2024) menjadi $1.66T (2025). Berita terbaru menunjukkan NMR masuk dalam daftar Strong Buy Zacks pada September 2026, mengindikasikan momentum positif.

Outlook NMR berpotensi bullish jangka menengah dengan valuasi menarik dan momentum analis positif. Risiko utama termasuk arus kas operasi negatif yang berkelanjutan dan peningkatan rasio utang terhadap aset dari 24.69 (2022) menjadi 28.29 (2026). Investor perlu memantau kemampuan perusahaan dalam mengubah pertumbuhan revenue menjadi arus kas positif.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

EIDO
92% Beli8% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 76 Hari
NMR
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 55 Hari

Tentang iShares MSCI Indonesia ETF

Reksa dana indeks ini umumnya akan menginvestasikan setidaknya 80% dari asetnya dalam sekuritas komponen dari indeks targetnya dan dalam investasi yang memiliki karakteristik ekonomi yang secara substansial identik dengan sekuritas komponen dari indeks targetnya. Indeks tersebut adalah indeks kapitalisasi pasar yang disesuaikan dengan pengambang float bebas yang dirancang untuk mengukur kinerja segmen kapitalisasi besar, menengah, dan kecil dari pasar ekuitas di Indonesia. Reksa dana ini tidak terdiversifikasi.

Selengkapnya di halaman EIDO →

Tentang Nomura Holdings Inc

Nomura adalah broker terbesar di Jepang, sekitar dua kali ukuran saingannya yaitu Daiwa Securities dan kira-kira tiga kali ukuran unit sekuritas dari tiga bank besar di Jepang. Nomura juga merupakan perusahaan manajemen aset terbesar di Jepang. Terlepas dari nama merek terkemuka di pialang ritel dan manajemen aset di Jepang, Nomura telah berjuang untuk bersaing secara efektif dalam bisnis sekuritas institusional melawan saingan global yang lebih besar. Pada tahun 2008, Nomura membeli aset Eropa dan Asia dari Lehman Brothers yang gagal, yang menyebabkan basis biaya yang jauh lebih tinggi tetapi tidak memberikan pendapatan yang sepadan. Nomura telah mengurangi skala bisnis ini tetapi mempertahankan ambisinya untuk bersaing secara global dengan para pemain teratas.

Selengkapnya di halaman NMR →