Perbedaan MultiversX dan Neon EVM: MultiversX diperdagangkan di Rp56.070 (kapitalisasi pasar Rp1,69T, volume 24 jam Rp150,83M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp331,96 (kapitalisasi pasar Rp79,1M, volume 24 jam Rp7,35M). Perbedaan utamanya: MultiversX jauh lebih besar — sekitar 21,4× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai Neon EVM dibatasi (239,5M / 1B NEON (24%)), sedangkan MultiversX terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MultiversX selama 82 Hari dan Neon EVM selama 17 Hari.
| EGLD | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,69T | Rp79,1M |
Volume (24h) | Rp150,83M | Rp7,35M |
Suplai yang Beredar | 30,3M EGLD | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 17 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
MultiversX (EGLD) adalah protokol blockchain yang menawarkan kecepatan transaksi yang sangat cepat dengan menggunakan sharding. Proyek ini menggambarkan dirinya sebagai ekosistem teknologi untuk internet baru, yang mencakup fintech, keuangan terdesentralisasi, dan Internet of Things. Blockchain ini memiliki token asli yang dikenal sebagai eGold, atau EGLD, yang digunakan untuk membayar biaya jaringan, staking, dan memberi reward kepada validator.
Selengkapnya di halaman EGLD →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →