Perbedaan Open Campus dan Haedal Protocol: Open Campus diperdagangkan di Rp531,8 (kapitalisasi pasar Rp422,85M, volume 24 jam Rp53,47M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp290,45 (kapitalisasi pasar Rp131,12M, volume 24 jam Rp28,74M). Perbedaan utamanya: Open Campus jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar Open Campus 791,8M / 1B EDU (80%) dibanding 454,2M / 1B HAEDAL (46%) milik Haedal Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Open Campus selama 14 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| EDU | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp422,85M | Rp131,12M |
Volume (24h) | Rp53,47M | Rp28,74M |
Suplai yang Beredar | 791,8M / 1B EDU (80%) | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 14 Hari |
Open Campus adalah platform berbasis blockchain yang menghubungkan pelajar, pendidik, kreator konten, dan institusi. Platform ini mendorong terciptanya komunitas terdesentralisasi untuk kolaborasi dan pertukaran pengetahuan, yang meningkatkan pengalaman pendidikan secara keseluruhan.
Selengkapnya di halaman EDU →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →