Perbedaan OpenEden dan Haedal Protocol: OpenEden diperdagangkan di Rp774,77 (kapitalisasi pasar Rp305,79M, volume 24 jam Rp59,74M), sedangkan Haedal Protocol diperdagangkan di Rp288,34 (kapitalisasi pasar Rp131,12M, volume 24 jam Rp28,74M). Perbedaan utamanya: OpenEden jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Haedal Protocol, dan suplai beredar OpenEden 396,1M / 1B EDEN (40%) dibanding 454,2M / 1B HAEDAL (46%) milik Haedal Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan OpenEden selama 7 Hari dan Haedal Protocol selama 14 Hari.
| EDEN | HAEDAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp305,79M | Rp131,12M |
Volume (24h) | Rp59,74M | Rp28,74M |
Suplai yang Beredar | 396,1M / 1B EDEN (40%) | 454,2M / 1B HAEDAL (46%) |
Typical Hold Time | 7 Hari | 14 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
OpenEden adalah platform tokenisasi aset dunia nyata (RWA) dengan fokus pada kepatuhan regulasi dan akses on-chain yang aman. Melalui entitas terregulasi, OpenEden menjembatani keuangan tradisional dan blockchain dengan cara yang transparan dan sesuai aturan.
Selengkapnya di halaman EDEN →Haedal adalah protokol liquid staking terkemuka yang dibangun secara native di jaringan Sui. Protokol ini menyediakan infrastruktur yang kuat, memungkinkan pengguna untuk melakukan staking token SUI dan Walrus ke validator guna memperoleh imbal hasil konsensus secara berkelanjutan, sekaligus membuka likuiditas LST yang dapat dimanfaatkan di berbagai ekosistem DeFi. Haedal bertujuan menjadi tempat utama bagi pengguna untuk staking dan mendapatkan imbal hasil di ekosistem Sui.
Selengkapnya di halaman HAEDAL →