Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Electronic City Indonesia Tbk. (ECII) vs Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. (PORT)

Electronic City Indonesia Tbk.Trading
Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Electronic City Indonesia Tbk. dan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.: Electronic City Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp133 (kapitalisasi pasar 180,13 M, volume 24 jam 1,61 jt), sedangkan Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. diperdagangkan di Rp865 (kapitalisasi pasar 2,48 T, volume 24 jam 32,5 rb). Perbedaan utamanya: Nusantara Pelabuhan Handal Tbk. jauh lebih besar — sekitar 13,8× kapitalisasi pasar Electronic City Indonesia Tbk., dan Electronic City Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,61 jt vs 32,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ECIIPORT
Kapitalisasi Pasar
180,13 M2,48 T
Volume
1,61 jt32,5 rb
Lot
16,1 rb325
Perputaran
216,6 jt28,06 jt
Harga Rata-rata
134,52863,37
Nilai Transaksi
216,6 jt28,06 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
133865
Volume Ekuilibrium Indikatif
646

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ECII
Lihat detail
PORT
Lihat detail

Tentang Electronic City Indonesia Tbk.

PT Electronic City Indonesia Tbk was establised on April 29, 2002. Electronic City manages a growing network that comprises 36 stores and 8 warehouses, with 39,706 sqm or gross selling area and 10,660 sqm of warehouse area (as of June 3, 2013). Electronic City implements a dual-branding strategy through the two types of its stores, namely Electronic City and Electronic City Outlet.

Selengkapnya di halaman ECII

Tentang Nusantara Pelabuhan Handal Tbk.

PT Nusantara Pelabuhan Handal Tbk (formerly PT Kharisma Mutiara Agung) (the Company) was established dated December 29, 2003 in accordance with Notarial Deed No. 8 of Periasman Effendi, S.H. PT Episenta Utama Investasi is the Company's parent entity which is indirectly controlled by Garibaldi Thohir.

Selengkapnya di halaman PORT