Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Electronic City Indonesia Tbk. (ECII) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Electronic City Indonesia Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Electronic City Indonesia Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Electronic City Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp133 (kapitalisasi pasar 180,13 M, volume 24 jam 1,61 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb). Perbedaan utamanya: Sumi Indo Kabel Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Electronic City Indonesia Tbk., dan Electronic City Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,61 jt vs 83,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

ECIIIKBI
Kapitalisasi Pasar
180,13 M679,32 M
Volume
1,61 jt83,5 rb
Lot
16,1 rb835
Perputaran
216,6 jt47,29 jt
Harga Rata-rata
134,52566,29
Nilai Transaksi
216,6 jt47,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
133560
Volume Ekuilibrium Indikatif
641

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

ECII
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Electronic City Indonesia Tbk.

PT Electronic City Indonesia Tbk was establised on April 29, 2002. Electronic City manages a growing network that comprises 36 stores and 8 warehouses, with 39,706 sqm or gross selling area and 10,660 sqm of warehouse area (as of June 3, 2013). Electronic City implements a dual-branding strategy through the two types of its stores, namely Electronic City and Electronic City Outlet.

Selengkapnya di halaman ECII

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI