Perbedaan Dymension dan Tensor: Dymension diperdagangkan di Rp277,86 (kapitalisasi pasar Rp155,56M, volume 24 jam Rp46,19M), sedangkan Tensor diperdagangkan di Rp562,61 (kapitalisasi pasar Rp272,04M, volume 24 jam Rp187,6M). Perbedaan utamanya: Tensor lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Dymension 562,8M DYM dibanding 487,8M TNSR milik Tensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dymension selama 71 Hari dan Tensor selama 34 Hari.
| DYM | TNSR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp155,56M | Rp272,04M |
Volume (24h) | Rp46,19M | Rp187,6M |
Suplai yang Beredar | 562,8M DYM | 487,8M TNSR |
Typical Hold Time | 71 Hari | 34 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Dymension mirip dengan aplikasi web full-stack di mana pengguna dapat berinteraksi dengan RollApps (front-end), Dymension (back-end) bertindak sebagai koordinator untuk ekosistem, dan jaringan ketersediaan data (basis data) menyediakan tempat untuk mempublikasikan data. RollApps adalah aplikasi interaktif untuk jaringan Dymension. Pengguna dapat membangun game, DeFi, proyek NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman DYM →Tensor adalah pasar NFT terbesar di Solana: 60-70% dari volume NFT Solana mengalir melalui protokol pasar Tensor setiap hari. Tensor diluncurkan pada bulan Juli 2022 dan mendapatkan momentum karena menawarkan pengalaman perdagangan NFT yang cepat dan profesional di Solana. Dalam waktu kurang dari setahun, Tensor dengan cepat naik ke posisi #1 sebagai pasar NFT teratas. Sejak itu, sebagian besar kolektor dan pedagang NFT Solana menggunakan Tensor sebagai pasar NFT harian mereka karena menyediakan cakupan terluas dari proyek NFT terbaru di Solana.
Selengkapnya di halaman TNSR →