Perbedaan Dymension dan Stader: Dymension diperdagangkan di Rp254,87 (kapitalisasi pasar Rp150,3M, volume 24 jam Rp41,74M), sedangkan Stader diperdagangkan di Rp1.837 (kapitalisasi pasar Rp130,17M, volume 24 jam Rp12,46M). Perbedaan utamanya: Dymension lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Stader dibatasi (70,8M / 120M SD (59%)), sedangkan Dymension terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dymension selama 73 Hari dan Stader selama 13 Hari.
| DYM | SD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp150,3M | Rp130,17M |
Volume (24h) | Rp41,74M | Rp12,46M |
Suplai yang Beredar | 588,6M DYM | 70,8M / 120M SD (59%) |
Typical Hold Time | 73 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Dymension mirip dengan aplikasi web full-stack di mana pengguna dapat berinteraksi dengan RollApps (front-end), Dymension (back-end) bertindak sebagai koordinator untuk ekosistem, dan jaringan ketersediaan data (basis data) menyediakan tempat untuk mempublikasikan data. RollApps adalah aplikasi interaktif untuk jaringan Dymension. Pengguna dapat membangun game, DeFi, proyek NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman DYM →Stader mengembangkan staking middleware untuk berbagai jaringan PoS, menawarkan smart contract modular bagi solusi pihak ketiga. Dalam jangka pendek, Stader akan meluncurkan kontrak di blockchain seperti Terra dan Ethereum untuk mendukung yield farming dan Gaming. Jangka panjang, Stader mendorong aplikasi staking pihak ketiga di platformnya.
Selengkapnya di halaman SD →