Perbedaan Dymension dan Orchid: Dymension diperdagangkan di Rp278,15 (kapitalisasi pasar Rp155,56M, volume 24 jam Rp46,19M), sedangkan Orchid diperdagangkan di Rp164,34 (kapitalisasi pasar Rp190,2M, volume 24 jam Rp47,84M). Perbedaan utamanya: Orchid lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Dymension 562,8M DYM dibanding 997,2M OXT milik Orchid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Dymension selama 71 Hari dan Orchid selama 42 Hari.
| DYM | OXT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp155,56M | Rp190,2M |
Volume (24h) | Rp46,19M | Rp47,84M |
Suplai yang Beredar | 562,8M DYM | 997,2M OXT |
Typical Hold Time | 71 Hari | 42 Hari |
Dymension mirip dengan aplikasi web full-stack di mana pengguna dapat berinteraksi dengan RollApps (front-end), Dymension (back-end) bertindak sebagai koordinator untuk ekosistem, dan jaringan ketersediaan data (basis data) menyediakan tempat untuk mempublikasikan data. RollApps adalah aplikasi interaktif untuk jaringan Dymension. Pengguna dapat membangun game, DeFi, proyek NFT, dan banyak lagi.
Selengkapnya di halaman DYM →Orchid merupakan jaringan privasi peer-to-peer berinsentif pertama di dunia. Orchid bertujuan untuk menghapus batasan kebebasan berinternet melalui pembayaran berbasis mata uang kripto sehingga siapapun dapat membeli bandwidth dari para mitra provider. Pembayaran dilakukan dengan nanopayment probabilistik menggunakan OXT, token standar ERC-20 di Ethereum.
Selengkapnya di halaman OXT →