Perbedaan dYdX dan Zcash: dYdX diperdagangkan di Rp1.959 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp34,93M), sedangkan Zcash diperdagangkan di Rp8.756.089 (kapitalisasi pasar Rp7,04T, volume 24 jam Rp787,62M). Perbedaan utamanya: Zcash jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 16,3M / 21M ZEC (78%) milik Zcash. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Zcash selama 105 Hari.
| DYDX | ZEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp7,04T |
Volume (24h) | Rp34,93M | Rp787,62M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 16,3M / 21M ZEC (78%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 105 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →ZEC adalah cryptocurrency terdesentralisasi yang berfokus pada privasi dan anonimitas. Zcash menggunakan teknologi zero-knowledge proof zk-SNARK yang memungkinkan node di jaringan untuk memverifikasi transaksi tanpa mengungkapkan informasi sensitif apa pun tentang transaksi tersebut.
Selengkapnya di halaman ZEC →