Perbedaan dYdX dan XDC Network: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan XDC Network diperdagangkan di Rp486,6 (kapitalisasi pasar Rp10,21T, volume 24 jam Rp81,54M). Perbedaan utamanya: XDC Network jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan XDC Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan XDC Network selama 32 Hari.
| DYDX | XDC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp10,21T |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp81,54M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 21B XDC |
Typical Hold Time | 55 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →XDC Network adalah blockchain kompatibel EVM yang dirancang untuk trade finance dan tokenisasi aset dunia nyata (RWA). Dengan konsensus Delegated Proof of Stake (DPoS), jaringan ini menghadirkan transaksi cepat, aman, dan skalabel. Sistem Layer-2 subnet memungkinkan pengguna meluncurkan side chain yang independen dan menjaga privasi, sekaligus mewarisi keamanan mainnet XDC, sehingga ideal bagi pemerintah, institusi keuangan, dan bisnis yang membutuhkan lingkungan blockchain khusus.
Selengkapnya di halaman XDC →