Perbedaan dYdX dan Tether Gold: dYdX diperdagangkan di Rp1.956 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp34,93M), sedangkan Tether Gold diperdagangkan di Rp76.915.672 (kapitalisasi pasar Rp47,36T, volume 24 jam Rp4,34T). Perbedaan utamanya: Tether Gold jauh lebih besar — sekitar 28,5× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan Tether Gold terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Tether Gold selama 40 Hari.
| DYDX | XAUT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp47,36T |
Volume (24h) | Rp34,93M | Rp4,34T |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 612,8K XAUT |
Typical Hold Time | 56 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Tether Gold adalah stablecoin yang mewakili kepemilikan satu troy ons emas murni dalam bentuk emas batangan fisik yang memenuhi standar Good Delivery dari London Bullion Market Association (LBMA), dengan rasio 1:1. Tether Gold memberikan akses kepemilikan emas fisik melalui stablecoin, sekaligus menghilangkan kelemahan umum seperti biaya penyimpanan tinggi dan akses yang terbatas.
Selengkapnya di halaman XAUT →