Perbedaan dYdX dan WOO: dYdX diperdagangkan di Rp1.968 (kapitalisasi pasar Rp1,67T, volume 24 jam Rp36,9M), sedangkan WOO diperdagangkan di Rp190,66 (kapitalisasi pasar Rp360,03M, volume 24 jam Rp144,6M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar WOO, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 1,9B / 1,9B WOO (100%) milik WOO. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan WOO selama 43 Hari.
| DYDX | WOO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,67T | Rp360,03M |
Volume (24h) | Rp36,9M | Rp144,6M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 1,9B / 1,9B WOO (100%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 43 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →WOO Network adalah jaringan likuiditas mendalam yang menghubungkan trader, pertukaran, institusi, dan platform DeFi dengan akses demokratis ke likuiditas terbaik dan eksekusi trading dengan biaya rendah atau tanpa biaya. Token WOO digunakan di jaringan produk CeFi dan DeFi untuk staking dan potongan biaya.
Selengkapnya di halaman WOO →