Perbedaan dYdX dan The White Whale: dYdX diperdagangkan di Rp2.310 (kapitalisasi pasar Rp1,95T, volume 24 jam Rp103,48M), sedangkan The White Whale diperdagangkan di Rp43,63 (kapitalisasi pasar Rp43,55M, volume 24 jam Rp12,26M). Perbedaan utamanya: dYdX jauh lebih besar — sekitar 44,8× kapitalisasi pasar The White Whale, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%) milik The White Whale. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan The White Whale selama 8 Hari.
| DYDX | WHITEWHALE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,95T | Rp43,55M |
Volume (24h) | Rp103,48M | Rp12,26M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 999,8M / 999,8M WHITEWHALE (100%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →The White Whale adalah memecoin berbasis Solana yang menekankan kepemilikan komunitas dan transparansi. Token ini merepresentasikan trader ritel yang menentang praktik pasar yang tidak adil, dengan suplai tetap tanpa pajak atau burn. Dengan filosofi “whale untuk semua,” WHITEWHALE berfokus pada kepercayaan, edukasi, dan keberlanjutan jangka panjang, bukan sekadar hype.
Selengkapnya di halaman WHITEWHALE →