Perbedaan dYdX dan WEMIX: dYdX diperdagangkan di Rp1.956 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp34,93M), sedangkan WEMIX diperdagangkan di Rp3.481 (kapitalisasi pasar Rp1,73T, volume 24 jam Rp11,61M). Perbedaan utamanya: dYdX dan WEMIX berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 498,1M / 590M WEMIX (85%) milik WEMIX. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan WEMIX selama 19 Hari.
| DYDX | WEMIX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp1,73T |
Volume (24h) | Rp34,93M | Rp11,61M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 498,1M / 590M WEMIX (85%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →WEMIX3.0 adalah protokol blockchain terdesentralisasi yang berorientasi pada pengalaman dan platform, mendukung ekosistem besar dari berbagai platform Web3. Mainnet yang kompatibel dengan EVM ini menggunakan mekanisme konsensus SPoA (Stake-based Proof of Authority), menggabungkan keamanan tinggi dengan throughput transaksi yang cepat. Tata kelola dijalankan on-chain oleh 40 Node Council Partners, dengan rencana demokratisasi multi-tahap menuju desentralisasi penuh.
Selengkapnya di halaman WEMIX →