Perbedaan dYdX dan Velo: dYdX diperdagangkan di Rp1.964 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp34,93M), sedangkan Velo diperdagangkan di Rp57,32 (kapitalisasi pasar Rp1,01T, volume 24 jam Rp19,9M). Perbedaan utamanya: dYdX lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 17,6B / 24B VELO (74%) milik Velo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Velo selama 28 Hari.
| DYDX | VELO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp1,01T |
Volume (24h) | Rp34,93M | Rp19,9M |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 17,6B / 24B VELO (74%) |
Typical Hold Time | 56 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Velo Labs sedang membangun jaringan bursa kredit federasi yang unik. Jaringan ini didukung oleh Velo Protocol, yang merupakan protokol keuangan blockchain yang memungkinkan penerbitan kredit digital dan transfer aset tanpa batas untuk bisnis yang menggunakan sistem kontrak pintar. Misi inti proyek ini adalah memungkinkan para mitra untuk mentransfer nilai secara aman dan terjamin antara satu sama lain secara tepat waktu dan transparan.
Selengkapnya di halaman VELO →