Perbedaan dYdX dan Tether USDT: dYdX diperdagangkan di Rp1.964 (kapitalisasi pasar Rp1,66T, volume 24 jam Rp34,93M), sedangkan Tether USDT diperdagangkan di Rp17.859 (kapitalisasi pasar Rp3.269,44T, volume 24 jam Rp706,78T). Perbedaan utamanya: Tether USDT jauh lebih besar — sekitar 1969,5× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan Tether USDT terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 56 Hari dan Tether USDT selama 84 Hari.
| DYDX | USDT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,66T | Rp3.269,44T |
Volume (24h) | Rp34,93M | Rp706,78T |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 183,2B USDT |
Typical Hold Time | 56 Hari | 84 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →USDT adalah stablecoin yang mencerminkan harga dolar AS yang diluncurkan oleh Tether. USDT dibangun pada blockchain Bitcoin dan kemudian diperbarui untuk bisa bekerja pada blockchain Ethereum, EOS, Tron, Algorand, dan OMG. Nilai USDT dijamin oleh Tether untuk tetap diukur dengan dolar AS.
Selengkapnya di halaman USDT →