Perbedaan dYdX dan USDS: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan USDS diperdagangkan di Rp18.100 (kapitalisasi pasar Rp196,89T, volume 24 jam Rp1,74T). Perbedaan utamanya: USDS jauh lebih besar — sekitar 101,5× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai dYdX dibatasi (848,6M / 1B DYDX (85%)), sedangkan USDS terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan USDS selama 9 Hari.
| DYDX | USDS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp196,89T |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp1,74T |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 10,9B USDS |
Typical Hold Time | 55 Hari | 9 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →USDS (Sky Dollar) adalah stablecoin terdesentralisasi yang diterbitkan oleh Sky Protocol, penerus MakerDAO yang menjadi salah satu fondasi DeFi. Nilainya terikat 1:1 terhadap dolar AS. USDS dicetak dengan mengunci aset crypto sebagai jaminan dan dapat dikonversi langsung dari DAI dengan rasio 1:1. Selain sebagai alat penyimpan nilai, USDS menawarkan yield melalui Sky Savings Rate, reward berupa token governance SKY, serta tersedia di berbagai jaringan termasuk Ethereum dan Solana.
Selengkapnya di halaman USDS →