Perbedaan dYdX dan Bittensor: dYdX diperdagangkan di Rp2.307 (kapitalisasi pasar Rp1,94T, volume 24 jam Rp103,8M), sedangkan Bittensor diperdagangkan di Rp3.716.075 (kapitalisasi pasar Rp41,23T, volume 24 jam Rp4,25T). Perbedaan utamanya: Bittensor jauh lebih besar — sekitar 21,3× kapitalisasi pasar dYdX, dan suplai beredar dYdX 848,6M / 1B DYDX (85%) dibanding 11,1M / 21M TAO (53%) milik Bittensor. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan dYdX selama 55 Hari dan Bittensor selama 42 Hari.
| DYDX | TAO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,94T | Rp41,23T |
Volume (24h) | Rp103,8M | Rp4,25T |
Suplai yang Beredar | 848,6M / 1B DYDX (85%) | 11,1M / 21M TAO (53%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 42 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
DYDX (dYdX) adalah token tata kelola untuk protokol lapisan 2 dari pertukaran mata uang kripto terdesentralisasi non-kustodial eponymous. Dengan platform sumber terbuka dengan fungsi kontrak pintar, dYdX dirancang bagi pengguna untuk meminjamkan, meminjam, dan memperdagangkan aset kripto. dYdX mendukung perdagangan spot, namun fokus utama platform ini adalah pada perdagangan derivatif dan margin.
Selengkapnya di halaman DYDX →Bittensor adalah protokol open-source yang menggerakkan jaringan machine learning terdesentralisasi berbasis blockchain. Model machine learning dilatih secara kolaboratif dan diberi reward dalam TAO sesuai dengan nilai informasi yang mereka tawarkan secara kolektif. TAO juga memberikan akses eksternal, memungkinkan pengguna untuk mengekstrak informasi dari jaringan sambil menyesuaikan aktivitasnya sesuai kebutuhan mereka.
Selengkapnya di halaman TAO →